Rabu, 29 Juli 2026 Portal Berita · Indonesia
Terkini
Kebut Pemulihan Gedung DPRD NTB Pascakebakaran, Kementerian PU Targetkan DED Rampung Oktober 2026  ·  Tinjau Fasilitas SRT 1 Sragen, Menteri PU Tegaskan Komitmen Perluasan Akses Pendidikan Unggul  ·  Kebut Pemulihan Pascabencana, Kementerian PU Bangun Permanen 47 Jembatan di Sumatra  ·  Kebut Pemulihan Pascabencana Aceh, Kementerian PU Pastikan Akses Jalan dan Jembatan Kembali Terhubun  ·  Kebut Persiapan PON XXII 2028, Kementerian PU dan DPR RI Sepakat Renovasi GOR Turide Mataram  ·  : Berkonsep 'Dual Use', Kementerian PU Siapkan 4 Ruas Tol Jadi Landasan Darurat Pesawat Tempur TNI A  ·  Gandeng BKN, Kementerian PU Berkomitmen Tingkatkan Integritas ASN dan Tata Kelola Pemerintahan  ·  Sinergi Infrastruktur dan Pertahanan, Kementerian PU Siapkan Akses Tol untuk Pabrik Mobil Nasional d
Utamakan Keselamatan, Arus Lalu Lintas Pasca amblas Kembali Dibuka secara Terjadwal

Utamakan Keselamatan, Arus Lalu Lintas Pasca amblas Kembali Dibuka secara Terjadwal

Nasional 90 dibaca

Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi DKI Jakarta menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat karena pembukaan Jalan Raya Lenteng Agung arah selatan menuju Depok belum dapat dilakukan sesuai rencana pada pukul 05.00 WIB.

Dinas Perhubungan (Dishub) menyampaikan permohonan maaf menyusul tertundanya pembukaan akses jalan utama arah selatan yang sebelumnya sempat amblas. Rencana awal untuk membuka jalur secara penuh pada pukul 05.00 WIB terpaksa dijadwalkan ulang karena penyelesaian perbaikan saluran bawah tanah membutuhkan waktu tambahan.

 Sebagai solusinya, pembukaan jalan dilakukan melalui skema bertahap. Lajur yang berada di sisi rel kereta ditargetkan mulai beroperasi pada pukul 08.00 WIB, sementara lajur di sisi lainnya baru bisa dilintasi sepenuhnya pada pukul 11.00 WIB.

 Kepala Dishub, Budi Awaluddin, menjelaskan bahwa perpanjangan waktu pengerjaan ini sangat krusial demi memastikan seluruh tahapan perbaikan rampung dengan aman dan optimal sebelum kembali dilewati oleh kendaraan.

 "Kami memahami kondisi ini sangat berdampak pada mobilitas warga yang melintas. Untuk itu, kami menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan ini dan mengimbau masyarakat untuk menyesuaikan waktu perjalanan serta menggunakan jalur alternatif yang telah disiapkan," ujar Budi.

 Alasan Keterlambatan Pengerjaan Berdasarkan informasi dari Dinas Sumber Daya Air, molornya jadwal operasional ini berkaitan dengan prosedur sterilisasi area perbaikan yang baru bisa dimulai pada pukul 14.00 WIB. Setelah area dipastikan bersih dan aman, eksekusi perbaikan secara penuh baru bisa dilangsungkan pada pukul 16.00 WIB.

 Budi menegaskan bahwa langkah kehati-hatian ini diambil karena faktor keselamatan tidak bisa dikompromikan.

 "Keselamatan pekerja dan pengguna jalan menjadi prioritas utama. Oleh karena itu, seluruh tahapan pekerjaan harus dilakukan sesuai prosedur yang ketat agar hasil perbaikannya benar-benar aman saat digunakan kembali oleh masyarakat," tambahnya.

 Siagakan Petugas dan Rekayasa Lalu Lintas Guna mengakselerasi penyelesaian pekerjaan, Dishub terus menjalin koordinasi intensif dengan Dinas Sumber Daya Air. Di saat yang bersamaan, puluhan petugas Dishub juga tetap disiagakan di sekitar lokasi proyek.

 Kehadiran petugas di lapangan difokuskan untuk mengurai potensi kemacetan, melakukan pengaturan lalu lintas secara langsung, dan memandu pengguna jalan menuju rute-rute alternatif yang lebih lancar.

 "Kami mengimbau masyarakat untuk selalu mengikuti arahan petugas di lapangan dan memantau informasi terkini melalui kanal resmi pemerintah. Perkembangan terbaru terkait status pembukaan jalan akan terus kami perbarui dan sampaikan kepada masyarakat secara berkala," tutup Budi. 
Tulis Komentar
Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!